May 21, 2018 Last Updated 11:04 AM, May 9, 2018

Bahasa Indonesia

Petikan buku: Sarongge

Lontar Modern Indonesia: ‘Siapa yang pegang kuasa, akan paksakan pandangannya tentang bagaimana cara mengatur aset alam itu.’

Read more

Rengat, 1949 (Bagian 2)

Orang-orang di Rengat dan arsip-arsip di Belanda, kedua-duanya tahu adanya pembantaian di bulan Januari 1949. Lalu, mengapa masyarakat umum Belanda tidak tahu itu?

Read more

Rengat, 1949 (Bagian 1)

Pasukan payung Belanda membunuhratusan, bahkan mungkin ribuan orang di Rengat, sebuah kota Sumatra, pada masa Revolusi Nasional Indonesia, tapi kelihatannya orang-orang di luar Rengat tidak tahu itu. 

Read more

Latest Articles

Review: History wars in the Netherlands

Apr 11, 2018 - JOOST COTE

Boys under the blade

Mar 09, 2018 - BROOKE NOLAN

Wawonii boys. Credit: Brooke Nolan

Entertainment, violence and inclusion all play a part in the circumcision practices of a remote corner of Southeast Sulawesi

Saving Lombok’s beaches 

Mar 09, 2018 - GARY FORSDIKE

Loading the day's waste from Gili Air for transport to a Lombok dump

Well-informed local organisations could save Lombok’s beaches from a largely local threat 

Diplomasi pendopo dan gamelan sekar laras

Feb 16, 2018 - DUNCAN GRAHAM

Subscribe to Inside Indonesia

Receive Inside Indonesia's latest articles and quarterly editions in your inbox.

 


Lontar Modern Indonesia

Lontar-Logo-Ok

 

A selection of stories from the Indonesian classics and modern writers, periodically published free for Inside Indonesia readers, courtesy of Lontar