Apr - Jun 2007 |
Pojok para guruTahap-tahap Pernikahan JawaTahap I Setelah ada kesepakatan dari kedua pihak mempelai, keluarga mereka mulai menentukan hari dan tanggal pernikahan sesuai dengan pertimbangan penanggalan Jawa. Mendisain undangan, menentukan tempat pernikahan dan jumlah undangan. Tahap II Karena ada lima agama di Indonesia biasanya keluarga mempelai juga melakukan doa menurut agama masing-masing. Doa tersebut dilaksanakan pada upacara ‘Siraman Pengantin’, sehari sebelum resepsi pernikahan yang dilakukan di rumah kedua belah mempelai. Air untuk upacara siraman diambil dari lima sumber/sumur yang berbeda, ditambah dengan aneka bunga dan irisan daun pandan. Orang yang melakukan siraman kepada pengantin masing-masing berjumlah tujuh orang, terdiri dari orang tua pengantin, tante, nenek serta tetangga kiri kanan khususnya yang sudah menikahkan anaknya dan dipandang baik. Lalu dilanjutkan dengan upacara ‘Malam Midodareni’ yang sekaligus merupakan perkenalan kedua pihak keluarga mempelai. Pada saat itu mempelai laki-laki tidak diperbolehkan menikmati makanan hanya boleh minum air putih. Setelah pukul 12 malam baru boleh makan dan tidur. Dia juga tidak boleh melihat mempelai wanita. Tahap III Hari ‘H’ merupakan saat dimana mempelai dinikahkan menurut agama yang dianut dan disahkan menurut undang-undang negara. Ini bisa dilakukan di rumah, masjid atau gereja dan dilanjutkan dengan resepsi yang mengundang kerabat, kenalan, teman kerja dan tetangga orang tua kedua mempelai dan teman-teman mempelai. disumbang oleh M A S Anggorarini
Pernikahan antar agama www.geocities.com/amemorikaze/wedding3.htm www.geocities.com/HotSprings/6774/9.html http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=224 Pernikahan Konghucu http://iccsg.wordpress.com/2006/10/11/adat-pernikahan/ http://www.suaramerdeka.com/harian/0603/12/nas06.htm Bebaskah agama http://islamlib.com/id/index.php?page=article&id=278 www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2006/11/27/brk,20061127-88467,id.html www.polarhome.com/pipermail/nusantara/2002-August/000012.html www.freelists.org/archives/ppi/09-2005/msg00110.htm Hari Raya Indonesia
Teachers in Christian denominational schools in Australia might find the Indonesian version of the Lord’s Prayer useful in the classroom: Bapa kami yang ada di surga disumbang oleh Cecilia Agni Hadiyanto
aneka — all sorts of dipandang baik — well respected masing-masing — respective mempelai — bride/bridegroom penanggalan — calendar siraman — bathing ceremony (Java) | |
|